Manfaat Penerapan Digital Marketing dalam Bisnis Tahun 2022

Manfaat Penerapan Digital Marketing dalam Bisnis Tahun 2022

Manfaat Penerapan Digital Marketing dalam Bisnis Tahun 2022

 

Untuk memahami apa itu digital marketing secara runut dan mendasar menurut gue cukup sulit dilakukan. Akses informasi yang didapatkan rasanya terlalu banyak dan serabutan, tapi kalau kamu mengikuti online course mungkin akan lebih efisien dan nggak ribet mencari materinya. Nah, karena gue pernah sebingung itu saat mau belajar dulu, untuk itu gue akan rangkum segala pengetahuan dasar seputar apa itu digital marketing berdasarkan pengalaman kerja selama 3 tahun terakhir ini. Selamat membaca!

Prolog: Apa itu digital marketing?

Berdasarkan data dari Statistik Indonesia per Juni 2019, penetrasi pengguna internet aktif di Indonesia mencapai 53,7% dari total populasi penduduk (>260 juta) dengan kegiatan online yang sering dilakukan adalah penggunaan media sosial dan perpesanan seluler. Selama lima tahun terakhir pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memang terus meningkat dan diperkirakan menjadi 149,9 juta di tahun 2023.

Melihat perkembangan angka-angka tersebut akan sangat mempengaruhi penerapan digital marketing dalam menjangkau audiensnya. Seperti yang kita ketahui, ilmu tentang digital marketing masih sangat dinamis atau selalu berubah dalam jangka waktu yang cukup pendek. Nah, untuk kamu yang baru banget belajar tentang digital marketing, pengetahuan dasar dan lengkap penting untuk diketahui. Berikut saya berikan ulasannya berdasarkan pengalaman kerja dan berbagai riset lainnya.

Apa itu digital marketing?

Sesuai dengan judul artikel ini (yang mencoba untuk membahas secara holistik dan mendasar), memang alangkah lebih baiknya jika kamu memahami terlebih dahulu tentang pengertian dasar digital marketing. Untuk menjawab pertanyaan, “apa itu digital marketing?”, berikut informasi yang perlu kamu ketahui.

a. Definisi digital marketing

Ada banyak sekali definisi yang menjelaskan tentang digital marketing. Investopedia menuliskan, “Digital marketing adalah pemasaran yang menggunakan internet, perangkat seluler, media sosial, mesin pencari (search engine), dan platform lainnya untuk menjangkau konsumen.”

Definisi digital marketing selanjutnya ialah dari Hubspot yang menjelaskan, “Digital marketing adalah bentuk dari marketing yang berlangsung secara online yang diakses melalui perangkat elektronik atau internet untuk menghubungkan bisnis dengan potensial konsumen.”

Dari kedua definisi tersebut dapat kita rangkum bahwa digital marketing adalah segala usaha pemasaran yang dilakukan perusahaan melalui media digital atau online untuk menyasar target konsumen yang diharapkan.

b. Perbedaan digital marketing dengan online marketing

Digital marketing dan online marketing sering dianggap istilah yang sama sekaligus membingungkan bagi sebagian banyak orang. Lalu, apakah kedua istilah tersebut memang berbeda atau sama saja? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya.

1. Digital marketing

Digital marketing sering dikatakan sebagai induk atau payung istilah untuk beberapa nama lainnya seperti online marketing, e-marketing, dan web marketing. Untuk definisi dari digital marketing itu sendiri sebenarnya sederhana yakni, mengacu pada platform digital dan perangkat yang digunakan (baik itu berhubungan dengan online atau tidak). Dengan kata lain, digital marketing tidak terbatas pada penggunaan internet saja.

Contoh: Misal kamu menjalankan mobile campaign dan mengirimkan notifikasi via SMS ke user/konsumen. Ini termasuk dalam bagian digital marketing karena user/konsumen tidak perlu memiliki koneksi internet untuk menerima atau membuka SMS tersebut.

2. Online marketing

Online marketing (sebagian yang lain menyebutnya internet marketing) adalah bagian dari digital marketing seperti penjelasan di atas. Nah, ciri utama dari online marketing ini adalah mensyaratkan penggunanya terhubung dengan koneksi internet atau online.

Contoh: Misal kamu menjalankan Google Display Campaigns dengan format banner atau video, pengguna diharuskan terhubung dengan koneksi internet untuk bisa melihat iklan tersebut.

3. Jenis-jenis digital marketing

Selanjutnya, untuk memudahkan kamu dalam memahami platform digital marketing yang digunakan, gue akan membaginya ke dalam 3 jenis utama. Dalam pembahasan berikut, ketiga jenis digital marketing ini mencakup platform dan aset yang digunakannya.

a. Owned digital marketing

Owned digital marketing mencakup semua platform dan aset yang berada di bawah kontrol bisnis kamu dalam pemasarannya. Sederhananya, segala jenis digital marketing yang dapat diolah secara langsung bisa dikatakan sebagai owned digital marketing. Berikut beberapa contohnya:

Homepage atau website , Artikel SEO

Mobile application

Media sosial

Email marketing

Blog

Brosur online
ebook
b. Earned digital marketing

Earned digital marketing juga dapat dikatakan sebagai kebalikan dari owned digital marketing karena kamu tidak bisa mengontrolnya secara penuh. Earned digital marketing atau lebih dikenal dengan istilah earned media adalah berupa liputan atau ulasan yang didapatkan dari interaksi dengan user/konsumen dan liputan media. Selain itu, banyak juga yang menyamakan earned media serupa dengan WoM (word of mouth) marketing yang besar pengaruhnya pada penilaian bisnis/produk/brand kamu ke depannya.

Jika banyak ulasan buruk yang ditemukan, itu berarti earned digital yang dijalankan tidak efektif dan begitupun sebaliknya. Contoh earned digital marketing antara lain:

Liputan media
Online reviews dan ratings
Share dari konten media sosial
Kontribusi artikel blog ke website lainnya
c. Paid digital marketing

Berbeda dari kedua jenis digital marketing di atas, paid digital marketing membutuhkan dana untuk dibayarkan jika ingin menggunakannya. Contoh paid digital marketing yang bisa digunakan antara lain:

Ads manager (Instagram dan Facebook)
Google Ads
Twitter Ads
LinkedIn Ads
TikTok Ads
4. Pertimbangan untuk memilih jenis digital marketing yang digunakan

Sulit rasanya untuk memilih digital marketing apa saja yang tepat untuk bisnis kamu. Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali jenis digital marketing dengan manfaatnya masing-masing, begitu pula dengan model bisnis atau industri perusahaannya. Seiring dengan berjalannya proses optimasi digital marketing yang digunakan, kamu akan dapat menilai dan melakukan diferensiasi untuk mendapatkan hasil yang efektif dan maksimal.

Nah, untuk membantu kamu menentukan jenis digital marketing apa saja untuk digunakan, berikut penjelasan mengenai kekurangan dan kelebihanya.

a. Owned digital marketing

i. Kelebihan:

Optimasi dalam kontrol penuh.
Memerlukan waktu yang lama dan konsisten untuk mengelolanya.
ii. Kekurangan

Tidak perlu atau tidak banyak dana yang dikeluarkan untuk memulainya.
Memerlukan periode waktu untuk bisa melihat hasil yang didapatkan.
b. Earned digital marketing

i. Kelebihan:

Memiliki pengaruh yang kuat untuk mengajak user/konsumen baru.
Tidak bisa mengontrolnya.
ii. Kekurangan

Gratis, kecuali kamu menggunakan agensi untuk PR marketing.
Biasanya memerlukan waktu yang lama untuk menghasilkannya.
C. Paid digital marketing

i. Kelebihan:

Mendapatkan jangkauan dengan cepat dan terukur.
Memerlukan dana dan terkadang mahal.
ii. Kekurangan

Membantu perkembangan digital marketing channel.
Tidak selalu mendapatkan target market yang sesuai.
5. Apakah digital marketing dibutuhkan untuk setiap bisnis perusahaan?

Digital marketing dapat digunakan di setiap bisnis perusahaan dengan berbagai industrinya. Di luar produk seperti apa yang perusahaan kamu jual, digital marketing memiliki peran untuk menemukan dan membangun target market melalui digital marketing campaign yang disampaikannya. Namun, perlu digaris-bawahi nih, bukan berarti strategi digital marketing yang sama dapat diterapkan di setiap bisnis perusahaan.

Untuk memudahkan kamu menjawab pertanyaan di atas, kita akan melihat contoh penerapan digital marketing pada jenis bisnis B2B (business-to-business) dan B2C (business-to-consumer). Berikut penjelasannya!

B2B: Menjual produk dan jasa secara langsung dari suatu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya.
B2C: Menjual produk dan jasa secara langsung ke konsumen yang menggunakannya.
a. Digital marketing untuk B2B

Jika perusahaan tempat kamu bekerja saat ini adalah jenis B2B, digital marketing yang akan digunakan sebagian besar akan berfokus pada lead generation dan mengantarkannya ke bagian sales. Dengan begitu, biasanya strategi digital marketing yang dibuat bertujuan untuk mendapatkan hasil konversi yang tinggi dan berkualitas untuk mendukung bisnis perusahaan terus berjalan.

Jenis B2B juga menentukan digital marketing channels apa saja yang akan digunakan. Jika target market-nya adalah profesional perusahaan, LinkedIn dapat menjadi platform yang tepat untuk digunakan mengingat media sosial tersebut sering mereka gunakan setiap harinya.

b. Digital marketing untuk B2C

Untuk B2C, tergantung dari harga produk/jasa yang dijual, digital marketing yang digunakan bertujuan untuk membawa banyak orang menuju homepage dan menjadikannya calon konsumen tanpa harus mengantarkannya ke bagian sales. Dengan begitu, strategi digital marketing yang dibuat akan lebih fokus untuk mengakselerasi consumer journey mulai dari saat melihat iklan, kemudian menuju ke homepage, dan terakhir saat momen untuk melakukan pembelian.

6. Spesialisasi digital marketing di perusahaan dan lingkup kerjanya

Jika kamu tertarik untuk meniti karier di bidang digital marketing, kamu perlu mengetahui informasi mengenai keahlian atau kualifikasi yang dibutuhkannya. Keahlian atau kualifikasi tersebut mungkin akan berbeda di setiap perusahaan, bergantung pada kebutuhannya masing-masing.

Misal, perusahaan dengan jumlah karyawan kurang dari 50 biasanya membutuhkan 1-3 orang di bidang digital marketing seperti, Social Media Specialist, Performance Marketing, dan Content Marketing. Sedangkan untuk perusahaan besar (jumlah karyawan lebih dari 1.000), kebutuhan profesional di bidang digital marketing akan lebih spesifik lagi dan biasanya secara struktur divisi marketing juga akan lebih spesifik dan beragam.

Kami coba untuk mengklasifikasikan posisi di bidang digital marketing menjadi 5 bagian yang umum di perusahaan saat ini, berikut rinciannya:

a. SEO Specialist

Memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas konten marketing di mesin pencarian Google guna mendatangkan traffic tersebut ke homepage perusahaan. SEO Specialist biasanya akan sering bersinggungan dengan Content Marketing untuk memberikan rekomendasi dan strategi dalam meningkatkan performa artikel.

b. Social Media Specialist

Memiliki tanggung jawab dalam mengelolah media sosial perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan brand awareness, mengedukasi user atau konsumen, bahkan meningkatkan sales juga.

c. Content Marketing

Sebagai Content Marketing biasanya kamu memiliki KPI dalam bentuk jumlah traffic ke website dan juga kualitas konten di mata Google. Content Marketing biasanya akan sering bekerja sama dengan SEO Specialist untuk berdiskusi mengenai rekomendasi keyword dan teknis SEO lainnya; dan juga Social Media Specialist untuk mencari topik yang relevan dan menarik lainnya untuk dibuat.

d. Digital Marketing Specialist

Di perusahaan yang jumlah karyawan di bagian marketingnya sedikit, posisi ini dapat menjadi generalis specialist dari membuat strategi konten di setiap paid digital marketing hingga mengukur performa dan mengevaluasinya. Digital Marketing Specialist akan sering berkomunikasi dengan seluruh bagian di marketing untuk melihat pengaruh antar platform secara keseluruhan.

e. Marketing Analyst

Posisi ini memiliki peranan penting dalam menganalisa hasil dari sebuah marketing campaign yang dijalankan. Marketing Analyst akan memaparkan hasil analisanya dengan software atau teknologi perhitungan yang berguna untuk menggambarkan user/consumer behavior yang terjadi.

Demikian penjelasan lengkap seputar pengetahuan dasar digital marketing untuk diketahui. Jika kamu memiliki pertanyaan dan juga sanggahan terhadap isi dari artikel ini, silakan tuliskan opinimu di kolom komentar bawah. Semoga informasi ini bermanfaat dan bila kamu membutuhkan bantuan jasa digital marketing, bisa klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!
Open chat
1
Mau Kursus Bisnis Online dan Private Mentor ? Kirim Format Dengan Pesan WA ;
Nama: .............
Asal Kota :..................
Alamat Email :.............
Nama Usaha Anda :................
Pertanyaan Anda :.....................